• bedah buku 01.jpg
  • bedah buku 02.jpg
  • BEDAH BUKU 03.jpg
  • BEDAH BUKU 04.jpg
  • BEDAH BUKU 05.jpg
  • BEDAH BUKU 06.jpg
  • di masjid.jpg
  • karocang.jpg
  • kepala balai.jpg
  • lagi asyik.jpg
  • makam 01.jpg
  • maulid01.jpg
  • maulid02.jpg
  • maulid03.jpg
  • notulen.jpg
  • pembukaan rkakal.jpg
  • pengarahan1.jpg
  • pengarahan2.jpg
  • pgri1.jpg
  • pgri3.jpg
  • presentasi.jpg
  • santai dulu ah.jpg
  • semarang.jpg
  • siap berangkat.jpg
  • sofyan.jpg
  • wanita.jpg
Pencarian
Main Menu
Waktu Saat Ini

Seminar Awal Penelitian Tahap kedua dirangkaikan Buka  Puasa Bersama Keluarga Besar Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

 

MAKASSAR –Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Makassar mengadakan “Seminar Awal Penelitian Tahap Kedua dirangkaikan Buka Puasa Bersama” di Grand Clarion Hotel, Jl. A. P. Pettarani No. 3-4 Makassar, Selasa (22/07 ) jam 08.00-20.00 Wita.

Seminar Awal Penelitian Tahap Kedua diikuti oleh Tiga Bidang yaitu Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Bidang Kehidupan Agama dan Keagamaan, dan Bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan, kegiatan ini di dibuka oleh Kepala Balai Litbang Agama Makassar Dr. H. Hamzah Harun Al-Rasyid, MA.

Dalam sambutannya Dr. H. Hamzah Harun Al-Rasyid, MA mengatakan terima kasih kepada Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Juhrah, S.Sos., M.AP. akan inovasi yang dilakukan dengan merangkaikan seminar ini dengan acara buka puasa di mana ibu-ibu dharma wanita juga dilibatkan untuk hadir dalam acara buka puasa bersama dengan mengikut sertakan keluarga. Diharapkan teman-teman peneliti bisa mengevaluasi hasil yang telah diperoleh di lapangan, apakah sesuai dengan Desain Operasional (DO), atau apakah sesuai dengan target karena di seminar awal semua bisa diperbaiki dengan mepersentasekan hasil capaian di lapangan.

"Meskipun kita sama-sama sedang berpuasa, tapi Insya Allah ini tidaklah membuat kita lemah dan saya yakin dalam pelaksanaan seminar awal ini sebagai suatu yang bernilai ibadah. Saya ingat pada masa Rasulullah di mana perang Badar dilakukan dalam keadaan para sahabat berpuasa dan mereka dapat memenangkan perang tersebut karena niat Lillahi Ta'ala. Mudah-Mudaha seminar awal hasil penelitian tahap II karena niat Lillahi Ta'ala".

Jam 09.30 - 12.00 Wita Seminar Awal Penelitian Penelitian Tahap II bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan " Dampak Sertifikasi Guru  Terhadap Peningkatan Kualitas Madrasah" dengan narasumber Prof. Dr. H. Muhammad Ardi, diikuti seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, LPTK UIN Alauddin, PL3G UNM, Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Prov. Sul-Sel, LPMP, Kemenag Kota Makassar, MAN Model dan MTSN Model.

Jam 12.00 – 14.30 Wita Seminar Awal Penelitian Tahap II bidang kehidupan Agama dan Keagamaan “Pembangunan Rumah Ibadah Pasca PBM No. 9 dan 8 Tahun 2006“ dengan Narasumber Prof. DR. Tahir Kasnawi, diikuti oleh, seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, Kemenag Kota Makassar, FKUB Kota Makassar, PGI, USKUP, MUI Kota Makassar, NU Kota Makassar dan Penyuluh Kemenag Kota Makassar.

Jam 14.30 - 16. 30 Wita Seminar Awal Penelitian Tahap II bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan " Inventarisasi Seni Budata Nusantara di Kawasan Timur Indonesia " dengan narasumber Dr. Halilintar Latief, diikuti oleh seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, UNM, UNISMUH, UIN Alauddin, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Balai Sejarah, DKM dan Sanggar Seni.

Jam 18.00 Wita diakhiri dengan acara buka puasa bersama keluarga besar Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar serta shalat Magrib berjamaah.

 

 


 

Seminar Akhir Hasil Penelitian Tahap Pertama tahun 2014

MAKASSAR- Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Makassar mengadakan "Seminar Akhir Hasil Penelitian Tahap Pertama " dilaksanakan di Grand Clarion Hotel Makassar selamat tiga hari, Rabu-Jumat (28 s/d 30/5) pembukaan jam 20.00- 22.00 wita.

Seminar Akhir Hasil Penelitian Tahap I bidang kehidupan “Indeks Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Sulawesi Tenggara (Serial kelima)” dengan Narasumber Dr. H. Abd. Azis, MA (Puslitbang Kehidupan), dan Prof. Dr. H. Kahar Mustari MS (Unhas Makasassar), diikuti oleh seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, Kemenag Kota Kendari, Kemenag Kab. Konawe, Kemenag Kab. Muna, Kemenag Kota Bau-Bau, Kemenag Kab. Kolaka, KUA Kec. Lesalimu Selatan Kab. Buton, Lemlit UIN Makassar, Al-Markas Al Islami Makassar, NU Kota Makassar, Ikakas Kota Makassar, PHDI Kota Makassar, PGI Kota Makassar, Keusukupan Agung Makassar dan Walubi Kota Makassar

Seminar Akhir Hasil Penelitian Tahap I bidang Pendidikan “Pendidikan Agama Pada Satuan Pendidikan di sekolah Binaan Yayasan Keagamaan di Kawasan Timur Indonesia” dengan narasumber Dr. Nurman Said (UIN Alauddin Makassar) dan Pdt. Seopomena (STT Intim),  diikuti oleh seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa,Kanwil Kemenag Prov. Kaltim, Kanwil Kemenag Prov. Sulut, Kemenag Kota Balikpapan, YPKG Kota Kendari, SMA Pembangunan Yapis Papua, Kemenag Kab. Tana Toraja, Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, SMA Frater Makassar, Lemlit Unismuh Makassar, Lemlit Umi Makassar, Yayasan Taman Tunas Makassar, SMA Kartika Makassar dan UIN Alauddin Makassar

Seminar Akhir Hasil Penelitian Tahap I bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan “Pengelolaan Perpustakaan Madrasah di Kawasan Timur Indonesia” dengan Narasumber Suherman, M.Si (LIPI Bandung) Dr. H. M. Nadjib, M.Lib (Unhas Makassar), diikuti oleh seluruh peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, Kanwil Kemenag Prov. Sulteng, Ponpes Ummu Shabri Kendari, Kemenag Kab. Parigi Motong Sulteng, MAN Limboto, Kemenag Kab. Sinjai, MAN Malakaji, Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, Fak. Adab UIN Alauddin Makassar, Perpustakaan UNM Makassar, STT Intim Makassar, Perpustakaan Wilayah Sulsel, Badan Arsip Nasional Sulsel, MTSN Model Makassar dan SMA Islam Athirah Makassar.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyajikan data dan informasi yang telah diperoleh peneliti di lapangan, memperoleh masukan-masukan dari informan atau peserta seminar, masukan dari para narasumber untuk perbaikan hasil penelitian dalam rangka penyempurnaan laporan hasil penelitian juga merumuskan executive summary dari masing-masing bidang penelitian sebagai rangkuman akhir dari proses penelitian.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Machasin, MA membuka acara secara resmi dalam sambutannya beliau mengatakan " Pertama, Indeks kerukunan tahun 2012 telah melakukan survei dengan menggunakan skala lima dan ternyata yang paling tinggi adalah Sulutm NTT, Papua Barat dan seterusnya. Daerah tersebut yang penduduknya lama tidak berpindah biasanya kerukunannya baik, lain di daerah bekasi banyak penduduknya pendatang, penduduk asli tersingkir sehingga menimbulkan ketidakharmonisan, ini saya kira perlu dicermati lebih jauh oleh peneliti Balai Litbang Agama Makassar,dan coba dilakukan analisis bahwa daerah yang penduduknya kurang pendatang tidak akan menyebabkan konflik mudah pecah".

"Kedua, Pendidikan Agama dan Sekolah Binaan Yayasan Keagamaan: Pendidikan agama bisa berperan untuk membuat warga negara yang inklusif kepada orang lain tetapi bisa juga membuat orang semakin ekslusif tergantung siapa yang mendidiknya dan apa didikannya. Makin tinggi pendidikan agama maka akan semakin tinggi tingkat tolerannya dan sebaliknya".

"Ketiga, pengelolaan perpustakaan madrasah punya 4 persoalan dan madrasah tidak peduli pada perpustakaan, tenaga pengelola (kenaikan pangkat susah), imbalan kerja sedikit dan 4 orang terdidik menjadi pustakawan belum banyak lembaga yang bisa mendidiknya, dulu yang ada hanya UI dan UIN Kalijaga, dan untuk madrasah memang menjadi masalah".

“Ini catatan saya dan semoga dari hasil ini bisa menghasilkan pikiran positif dalam rangka pelayanan Negara kepada umat manusia di Indonesia “ ungkap beliau


 

PENDALAMAN TEORI TAHAP II

Selasa - Kamis, 3 s/d 5 Juni 2014

Selasa-Kamis tanggal 3 s/d 5 Juni 2014 jam 16.00-20.00 Wita, bertempat di Aula Balai Litbang Agama Makassar telah dilaksanakan kegiatan Pendalaman Teori Tahap II Bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan dan, Kehidupan Agama dan Keagamaan dibuka oleh Kepala Balai Litbang Agama Makassar (Dr. H. Hamzah Harun Al-Rasyid, MA)

Pendalaman Teori bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan “Inventarisasi Seni Budaya Nusantara di Kawasan Timur Indonesia” Narasumber Dr. Halilintar Latif, M.Pd, peserta peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, Prodi Kesenian UNISMUH, Forum Pembaruan Kebangsaan, Kesbangpol Prov. Sulsel (Bidang Budaya) dan Dewan Kesenian Makassar

Pendalaman Teori bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan “Dampak Sertifikasi Terhadap Peningkatan Kinerja Guru di Madrasah” Narasumber Prof. Sapto Haryoko, M.Pd (UNM), peserta Peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Litkayasa, LPTK UIN Alauddin, MAN 2 Model Makassar, LP3G UNM dan Kanwil Kemenag Prov. Sulsel

Pendalaman Teori bidang Kehidupan Agama dan Keagamaan “Pembangunan Rumah Ibadah Pasca PBM No. 9 dan 8 Tahun 2006” dengan Narasumber Prof. Dr. H. Tahir Kasnawi (UNHAS), peserta Peneliti Balai Litbang Agama Makassar, Kaur Keuangan, Kaur Umum, Keuskupan Agung, PGI Makassar, FKUB Kota Makassar dan Kemenag Kota Makassar.

Dalam sambutannya pada acara penutupan kepala Balai Litbang Agama Dr. H. Hamzah Harun Al-Rasyid, MA mengatakan “ setelah saya mendengar fakta-fakta dan segala permasalahan di lapangan terutama yang dikaitkan dengan pasca PBM No 9 dan 8 yang mengatur tentang pendirian rumah ibadah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ”

Kehidupan beragama yang absolitisme dalam konteks kehidupan bernegara diatur dalam UU 1945 pasal 29, dimana negara menjamin kebebasan penduduk memeluk agamanya masing-masing. Dua sisi ini yang dicampur adukkan untuk menimbulkan masalah di masyarakat. Ada 2 potensi konflik yang sewaktu-waktu meledak 1. Beragama harus absolistis yaitu meyakini bahwa agamanyalah yang paling benar tapi absolitstis itu mesti ada dalam keyakinan beragama setiap pemeluk agama tapi yang salah adalah ketika menjadi persoalan tidak mampu memberi toleran kepada agama lain, apakah absolitisme dibarengi dengan kekerasan kepada pemeluk agama yang lain.

“Sekali lagi saya sangat apresiasi terhadap penelitian yang akan dilakukan oleh 3 bidang dan terima kasih terhadap Prof. Dr. H. Tahir Kasnawi yang telah memberikan arahan kepada para peneliti dan para pengurus FKUB yang telah hadir dalam acara ini, sebagai media peredam konflik dimasyarakat sekali lagi saya sangat apresiasi terhadap penelitian ini untuk menyongsong masyarakat beragama yang harmonis diharapkan nantinya temua-temuan bisa dikembangkan guna acuan dilapangan, demikian pula untuk 2 kegiatan penelitian lainnya untuk Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan serta Bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan “ ungkap beliau.

 

Workshop RKA-KL tahun 2015 berlangsung di Hotel Grand Clarion Makassar

MAKASSAR - Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Makassar akan mengadakan Workshop Rencana Kerja Anggaran Kementerian Lembaga (RKA-KL) 2015 selama 4 hari dimulai tanggal 13 Maret 2014 sampai 16 Maret 2014. Pembukaan yang dilaksanakan hari ini Kamis (13/3) pukul 19.30 sampai 21.00 wita.

Secara umum  Workshop ini bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan aktual yang difokuskan pada pembangunan bidang agama untuk ditindak lanjuti dalam bentuk penelitian maupun pengembangan, baik bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Kehidupan Keagamaan, serta Lektur dan Khazanah Keagamaan di Kawasan Timur Indonesia.

Adapun narasumber kegiatan ini antara lain : Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Ri, Kepala BiroPerencanaan dan Sistem Informasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, Direktorat Jenderal Anggaran II, Kemeterian Keuangan, Kapus Litbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, Kapus Litbang Kehidupan Keagamaan, Kapus Litbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, serta Kepala Kanwil Kementerian Agama 11 propinsi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama di 11 propinsi di Kawasan Timur Indonesia, Balai Diklat Keagamaan, Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi, serta dari peneliti, staf dan litkayasa Balai Litbang Agama Makassar dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI Prof Dr. H. Machasin, MA.

Dalam sambutan beliau, ada beberapa poin penting. " Penelitian itu ada 2 yaitu penelitian murni  dan penelitian terapan. Penelitian terapan terbagi 2 lagi yaitu penelitian terapan ilmu sehari-hari dan kedua penelitian terapan berkaitan apa saja yang dikerjakan oleh lembaga, itulah penelitian kebijakan."

" Tugas litbang adalah meneliti dan mengembangkan kebijakan yang diambil. Penelitian harus dikaitkan dengan RnD (Research and Development) " kata beliau.

" Khusus untuk Lektur dan Khazanah Keagamaan, yang bukan merupakan pengembangan sebaiknya dilakukan pengkajian terhadap bacaan-bacaan yang beredar di masyarakat khususnya dalam bidang keagamaan, " tegas beliau.

Poin terakhir yang ditekankan Kepala Badan Litbang dan Diklat hendaknya Balai Litbang Agama Makassar melakukan survey atas 2 hal, yakni survey rumah ibadah dan survey kerukunan umat beragama di Kawasan Timur Indonesia.

Ungkap beliau sebagaimana yang dikatakan oleh Menteri Agama, " Kerukunan adalah sesuatu yang riil dalam masyarakat dan harus dijaga, dipelihara dan dirawat, karena orangnya silih berganti jika tidak dijaga maka sewaktu-waktu akan pecah. Olehnya itu Balai Litbang harus menjadi mata, telinga dan hati bagi Menteri Agama untuk mendapatkan informasi."



 

 
Who's Online
We have 2 guests online
Situs Terkait

Pengunjung
7092
Hari IniHari Ini1
KemarinKemarin9
Minggu IniMinggu Ini59
Bulan IniBulan Ini256
All DaysAll Days7092